|
Sekilas tentang BPTK Bogor |
|
|
|
 Balai Penelitian Teknologi Karet Bogor merupakan satu dari empat balai dalam Pusat Penelitian Karet yang bernaung di bawah Lembaga Riset Perkebunan Indonesia (LRPI), Badan Litbang, Departemen Pertanian. Ketiga balai penelitian lain adalah Balai Penelitian Sungei Putih, Balai Penelitian Sembawa, dan Balai Penelitian Getas dimana ketiga balai ini bergerak dalam bidang budidaya tanaman karet dan hanya BPTK Bogor yang khusus di bidang teknologi pasca panen karet. Mandat BPTK Bogor adalah melakukan kegiatan penelitian dan pengembangan dalam bidang teknologi karet, terutama ke arah industri hilir. Saat ini, BPTK Bogor dikelola oleh 15 orang peneliti dengan berbagai latar belakang kepakaran yang bertanggung jawab dalam tiga unit kelompok penelitian yaitu unit lateks, karet padat, serta rekayasa alat dan mesin pengolahan karet. |
|
|
Parameter Uji Kimia Karet |
|
|
Laboratorium analisis kimia berfungsi untuk melakukan analisis sifat kimia karet meliputi lateks, karet mentah, kompon lateks dan karet padat, serta vulkanisatnya. Acuan pengujian sifat fisik karet yang digunakan oleh laboratorium fisika adalah ASTM dan ISO. Sarana laboratorium ini dikalibrasi secara periodik dan pada periode tertentu hasil analisis lab tersebut diuji silang dengan laboratorium sejenis. |
|
|
Kursus Barang Jadi Karet Padat |
|
|
|
Bisnis industri barang jadi karet, baik dari karet padat maupun lateks memiliki prospek yang sangat baik. Indonesia sebagai produsen karet alam dunia hingga saat ini hanya mengkonsumsi 10 % produk nasionalnya, selebihnya 90 % diekspor dalam bentuk barang mentah seperti SIR, RSS dan lateks pekat.Kebutuhan komponen barang jadi karet sebagian besar masih harus diimpor. Untuk memanfaatkan peluang bisnis ini, diperlukan pengetahuan dan keterampilan yang memadai. |
|
|
Parameter Uji Fisika Karet |
|
|
Laboratorium pengujian fisika berfungsi untuk melakukan pengujian sifat fisika karet meliputi karet mentah, kompon karet, dan vulkanisat. Asal sampel karet yang diujikan di laboratorium karet meliputi contoh uji yang disiapkan pabrik percobaan juga melakukan pengujian dari pengguna jasa diluar balai. Acuan pengujian sifat fisik karet yang digunakan oleh laboratorium fisika adalah ASTM dan ISO. |
|
|
Parameter Pengujian ban |
|
|
Saat ini pemerintah memberlakukan SNI wajib untuk 5 jenis ban kendaraan bermotor. Hal ini dilakukan sebagai proteksi dalam menghadapi kerasnya gempuran masuknya produk ban impor dari Cina yang umumnya berkualitas rendah namun berharga murah. Langkah yang ditempuh untuk mensukseskan program pemerintah tersebut dengan mengembangkan laboratorium uji ban. Laboratorium tyre testing BPTK Bogor mampu melakukan uji resiliometer dan plunger tester untuk evaluasi mutu ban mobil berpenumpang, truk ringan dan ban motor. |
|
|